Pena Literasi Pasuruan

Guna meningkatkan kemampuan literasi di Kota Pasuruan. Dispusip Kota Pasuruan membuat berbagai lomba yang dapat mempengaruhi literasi masyarakat. Proses mengingkatkan literasi dapat melalui kegiatan membaca dan menulis dalam mengola serta memahami informasi. Dispusip telah memfasilitasi kegiatan membaca tiap hari nya pada layanan ruang baca, kemudian untuk memfasilitasi kegiatan menulis, Dispusip Kota Pasuruan mengadakan lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada 17 Mei 2022.

Lomba ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Total peserta yang mengikuti lomba ini yaitu sebanyak 24 peserta, terdiri dari siswa-siswi SMP/MTS se Kota Pasuruan. essay peserta dikumpulkan seminggu sebelum hari H. Tulisan yang terkumpul dinilai oleh tiga juri yang berasal dari kampus Uniwara dan juga pustakawan Dispusip Kota Pasuruan.

Penjurian akan mengambil tiga orang terbaik diantara seluruh peserta. Pemenang lomba akan mendatkan trophy, sertifikat, serta uang pembinaan. Tak hanya penilaian, juri juga memberikan catatan yang dapat dijadikan evaluasi untuk membuat tulisan yang lebih baik lagi.

Pemenang lomba disabet oleh Andrea Iram Ziljianazahra perwakilan dari SMP S-PEAM, yang menduduki terbaik pertama dengan judul Silent Book Club: Suatu Gagasan Meningkatkan Minat Baca Santri SPEAM dengan Memanfaatkan Perpustakaan Sekolah. Untuk terbaik kedua diraih oleh Nayla Areeta Parsya, perwakilan dari SMPN 1 Kota Pasuruan dengan judul Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Reading for Pleasure di Kalangan Generasi Z (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Pasuruan. kemudian untuk terbaik ketiga diraih oleh Gadiza Fairuz Zakia dengan judul Revolusi Gebrak (Gerakan Baca Bersama Komunitas) guna Mendobrak Budaya Membaca menuju Generasi Milenial menuju Indonesia Emas. Ia merupakan perwakilan dari MTsN Kota Pasuruan.

Dengan melihat antusias masyarakat pada lomba ini. Dispusip Kota Pasuruan semangat untuk membuat lomba-lomba lain yang dapat meningkatkan literasi masyarakat Kota Pasuruan.

About Admin

Check Also

Dispusip Blusukan Lagi

Menurunnya angka penularan covid-19 membuat sekolah secara tatap muka diizinkan kembali. Hal ini menjadi berita …